31 July 2016

Posted by Virtech Indonesia | File under : , ,
MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
“ANALISIS BUDAYA YANG ADA DI INDONESIA”








Disusun Oleh:
Fredika Budi Romadhona (52415778)
1IA08

UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Mata Kuliah: Ilmu Budaya Dasar
Dosen: Bapak Edi Fakhri


KATA PENGANTAR


Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan makalah tentang Analisis Budaya Yang Ada Di Indonesia ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak Edi Fakhri selaku Dosen mata kuliah Ilmu Budaya Dasar Universitas Gunadarma yang telah memberikan tugas ini kepada saya.
Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai dampak negatif yang ditimbulkan dari beberapa budaya yang ada di Indonesia, khususnya pada saat Hari Raya Idul Fitri. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah saya buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi saya sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Bapak demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.

Tangerang Selatan, 31 Juli 2016


Fredika Budi Romadhona







DAFTAR ISI

BAB I: PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Tujuan
BAB II: ISI
       2.1. Definisi Budaya
       2.2. Definisi dari Mudik
       2.3. Problematika Yang Terjadi Ketika Musim Mudik
       2.4. Solusi Yang Ada Saat Musim Mudik
BAB III: PENUTUP
       3.1. Kesimpulan
Daftar Pustaka



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan budayanya. Sudah banyak anak bangsa negeri ini yang mengharumkan budaya Indonesia di kancah Internasional. Sleain budaya yang ada sejak dulu, ada pula budaya yang timbul dimasyarakat yang sudah menjadi kebiasaan sejak lama dan hingga kini masih tetap berlanjut.
Budaya yang timbul dimasyarakat sebenarnya sangat positif, tetapi tidak sedikit juga budaya yang ada di masyarakat seperti itu yang berdampak sangat negatif. Semisal budaya Mudik yang selalu ada setiap Idul Fitri. Sangat banyak problematika yang terjadi seperti kemacetan, kelangkaan BBM dan yang lainnya.
1.2. Rumusan Masalah
Pada makalah ini, saya akan membahas materi berupa:
1. Definisi Budaya
2. Definisi dari Mudik
3. Problematika Yang Terjadi Ketika Musim Mudik
4. Solusi Yang Ada Saat Musim Mudik
1.3. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah tak lain dan tak bukan untuk menambah wawasan tentang apa itu Budaya, apa itu Mudik, hal-hal apa saja yang bisa terjadi saat mudik, dan solusi apa saja yang dapat diambil ketika terjadi sebuah problematika terhadap Mudik yang selalu diikuti dengan kata Kemacetan.
  


BAB II
ISI

2.1. Definisi Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta yaitu buddhayah (Jamak: buddhi yang berarti budi atau akal) yang diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris disebutkan bahwa kebudayaan disebut sebagai culture yang berasal dari kata Latin yaitu Colere yang berarti mengolah atau mengerjakan. Kata culture sendiri sering diartikan kedalam bahasa Indonesia sebagai kultur.
Budaya adalah cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang atau masyarakat, yang diwariskan dari generasi ke generasi hingga kini. Budaya terbentuk dari berbagai unsur-unsur yang sangat rumit seperti agama, politik, pakaian adat istiadat, bahasa, dan lainnya. Budaya adalah suatu pola hidup yang menyeluruh dan bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek yang mempengaruhi perilaku komunikatif seperti unsur-unsur sosio-budaya dan banyak kegiatan sosial manusia.
2.2. Definisi dari Mudik
Mudik merupakan kegiatan para perantau atau pekerja yang kembali lagi ke kampung halamannya yang sudah menjadi tradisi bahkan telah menjadi budaya orang Indonesia. Mudik bagi masyarakat Indonesia dilakukan pada saat menjelang hari raya idul fitri atau hari raya Lebaran dan pada saat ini seluruh sanak keluarga akan kembali lagi ke kampung halamannya.
Kata Mudik berasal dari kata “Udik” yaitu artinya selatan/hulu. Di Indonesia, mudik juga dijadikan sebagai bentuk bakti seseorang terhadap orang tuanya. Ketika mereka merantau dan sukses, mereka akan kembali pulang ke kampung halaman untuk kembali bersilaturahmi dengan keluarga besarnya bersama-sama.
Bagi sebagian besar para perantau, mudik akan dirasa kurang pas dengan tidak membawa hasil kerjanya. Beberapa perantau akan membawa kendaraan pribadi sebagai bukti kesuksesan selama dia merantau. 
2.3. Problematika Yang Terjadi Ketika Musim Mudik
Pada tahun 2016, pemerintah di pusingkan dengan membludaknya arus lalu lintas di pintu keluar brebes timur atau yang sering disebut Brexit. Kemacetan yang terjadi sudah sangat parah dan stagnan tidak bergerak selama kurang lebih 3 hari. Dalam kejadian ini dinyatakan sekitar 15 orang meninggal dan salah satu media Inggris mengatakan bahwa ini adalah kemacetan terparah didunia. Korban yang meninggal tersebut diakibatkan dehidrasi ekstrim karena perbekalan yang tidak cukup, dan tidak adanya rumah makan yang memadai.
            Infrastruktur jalan juga dituding sebagai dalang dari kemacetan di Brexit. Perhitungan yang kurang tepat dengan pintu kereta yang menutup setiap 20 menit sekali menjadi problem yang belum selesai. Pikiran dari masyarakat yang ada di Jakarta, melalui jalan tol menjadi lebih cepat, ya jika bukan saat mudik. Pertemuan arus lalu lintas dari brebes dan Tegal Timur yang bertemu sehingga kemacetan juga terjadi di jalan umum bahkan hingga ke Cipali dan Pantura.
            Perilaku masyarakat juga berperan terjadinya kemacetan yang dianggap horror bagi seluruh media. Ada yang mengatakan “Berperilaku sopan lah di kota orang”, pernyataan ini sangat benar, dapat dilihat perilaku pemudik yang melawan arus, menyerobot saat memasuki SPBU, dan arogansi mereka yang tak terkontrol.
2.4 Solusi Yang Ada Saat Musim Mudik
Banyak solusi yang ada, pertama dengan menggunakan transportasi umum semisal Kereta api. Moda transportasi ini dianggap sangat efektif karena sama sekali tidak terkena kemacetan. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga tergolong terjangkau dan fasilitas yang diberikan dan kenyamanan sangat terjamin.
Kedua, Pesawat terbang dapat dijadikan alternatif cepat dan aman bagi pemudik, untuk harga tiket memang tak semurah kereta api, tetapi kecepatan dan fasilitas yang lebih baik dan standar internasional merupakan salah satu pertimbangan bagi para pemudik.
Ketiga, cobalah jalur alternatif, banyak sekali jalur alternatif di pulau jawa. Pada saat kemacetan parah di brexit, arus pemudik yang melintasi jalur selatan berkurang hingga 47% dan perjalanan menuju jawa dapat ditempuh dengan jarak waktu normal atau ketika lalu lintas ramai lancar. Jalur tengah juga mengalami penurunan yang tidak terlalu signifikan, karena memang jalur ini tidak disukai pemudik karena jalannya yang berkelok dan minim infrastruktur namun dapat dijadikan alternatif ketika siang hari.
  
BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Mudik di Indonesia sudah menjadi sebuah tradisi bahkan dikatakan sebagai budaya orang Indonesia untuk mengunjungi sanak keluarga yang berada di kampung halaman ketika lebaran tiba. Mereka saling bersilaturahmi dengan hikmat di kampung halaman setelah setahun merantau.
Memang, mudik tak bisa lepas dari segala peroblematikanya. Kemacetan, kecelakaan, perilaku pemudik yang tak sopan dan tak sabaran adalah hal yang harus dilalui demi sanak keluarga di kampung. Terlepas dari itu semua, mudik membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia bahkan di luar negeri.



DAFTAR PUSTAKA



0 comments:

Post a Comment